Solusi Wapres Maruf Untuk Jatim Soal Kemiskinan Ekstrim
VIVA â" Wakil Presiden, KH Maruf Amin memberi perhatian terhadap kemiskinan di Jawa Timur. Saat memimpin rapat koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem di Surabaya, mantan Ketum MUI itu mengundang sejumlah kepala daerah, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Dalam arahannya, Wapres menekankan terdapat dua kelompok besar kebijakan yang menjadi kunci untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem.
Yang pertama adalah mengurangi beban pengeluaran lewat bantuan sosial, dan memberdayakan agar kelompok miskin bisa lebih produktif.
âAnggaran sebenarnya bukan isu utama dalam penanggulangan kemiskinan, tantangan terbesar kita adalah bagaimana memastikan seluruh program, baik program pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten bisa sampai diterima oleh rumah tangga miskin ekstrem,â kata Maruf dikutip VIVA dari laman setkab.go.id, Jumat 1 Oktober 2021.
Kata Maruf, sebetulnya anggaran penanganan kemiskinan di Jawa Timur cukup besar. Ke depan, perlu ada strategi lebih jitu. Salah satunya, penajaman program, baik dari pemerintah pusat maupun program pemerintah daerah agar tepat sasaran, serta menentukan lokus prioritas.
âUntuk mengatasi masalah kemiskinan ekstrem seperti arahan Bapak Presiden kita perlu menentukan lokus prioritas agar kita dapat memfokuskan sumber daya dan mendorong percepatan pengurangan kemiskinan ekstrem,â ujarnya.
Maruf lantas menjabarkan, data mengenai lima kabupaten di Jawa Timur yang menjadi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021. Total jumlah penduduk miskin ekstrem mencapai 508.571 jiwa dengan total jumlah rumah tangga miskin ekstrem sebanyak 265.180.
0 Response to "Solusi Wapres Maruf Untuk Jatim Soal Kemiskinan Ekstrim"
Post a Comment